Bahasa:
Bahasa Indonesia
HanCam · Alat pinyin gratis
Cara baca pinyin Mandarin: alfabet pinyin bunyi demi bunyi
Bahasa Mandarin tidak punya alfabet; tulisannya berupa hanzi. Pinyin menuliskan bunyinya dengan huruf Latin. Ketuk sebuah bunyi untuk mendengarnya, lihat cara bacanya dibanding bahasa Indonesia, dan kesalahan yang harus dihindari.
Ketuk bunyi untuk mendengarnya
Bibir
Ujung lidah
Pangkal lidah
Daun lidah
Lidah melengkung ke belakang
Lidah di belakang gigi
Semivokal
Vokal tunggal
Vokal rangkap
Berakhir n atau ng
er dan i khusus
Diawali i
Diawali u
Diawali ü
Bunyi yang dipilih
Cara membacanya
Seperti p dalam bahasa Indonesia (“pagi”): tanpa embusan udara dan tidak bersuara seperti b dalam “batu”.
Perhatikan
Membacanya seperti b Indonesia yang bersuara berat. Masih dimengerti, tetapi b pinyin lebih ringan: bàba “ayah” terdengar dekat “pa-pa” yang lembut.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti p, tetapi dengan embusan udara yang kuat, seperti p dalam bahasa Inggris “pen”.
Perhatikan
Membacanya seperti p Indonesia tanpa embusan, sehingga terdengar seperti b: pǎo “lari” dan bǎo “kenyang” hanya beda embusan.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan m dalam bahasa Indonesia.
Perhatikan
Tidak ada suku kata Mandarin yang berakhir dengan m: 三 sān berakhir dengan n, bukan “sam” seperti dalam dialek Hokkien.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan f dalam “foto”: gigi atas menyentuh bibir bawah.
Perhatikan
Mengganti f dengan p, seperti kebiasaan sebagian penutur di Indonesia. fàn “nasi” dan pàn adalah kata yang berbeda.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti t dalam bahasa Indonesia (“tahu”): tanpa embusan udara dan tidak bersuara seperti d.
Perhatikan
Mengembuskan udara seperti t bahasa Inggris, sehingga menjadi t pinyin: dǎ “memukul” berubah menjadi tǎ “menara”.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti t, tetapi dengan embusan udara yang kuat.
Perhatikan
Membacanya seperti t Indonesia tanpa embusan, sehingga terdengar seperti d: tǎ “menara” menjadi dǎ “memukul”.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan n dalam bahasa Indonesia.
Perhatikan
Tidak sulit bagi penutur Indonesia. Di sebagian Tiongkok selatan n dan l tertukar, jadi Anda mungkin mendengar lǐ untuk nǐ “kamu”.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan l dalam “lima”.
Perhatikan
Tidak ada suku kata yang berakhir dengan l. Jangan menambahkan l atau r di akhir kata seperti dalam bahasa Inggris.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti k dalam bahasa Indonesia (“kita”): tanpa embusan udara dan tidak bersuara seperti g.
Perhatikan
Mengembuskan udara seperti k bahasa Inggris. gǒu “anjing” dan kǒu “mulut” hanya beda embusan.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti k, tetapi dengan embusan udara yang kuat.
Perhatikan
Membacanya seperti k Indonesia tanpa embusan, sehingga kǒu “mulut” terdengar seperti gǒu “anjing”.
Contoh kata
Cara membacanya
Mirip kh dalam “khusus” atau “akhir”: udara bergesek di pangkal lidah, sedikit lebih ringan.
Perhatikan
Membacanya seperti h Indonesia yang hanya embusan napas. Tetap dimengerti, tetapi beri sedikit gesekan seperti kh.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti c dalam “cinta”, tetapi ujung lidah di belakang gigi bawah, daun lidah menempel ke langit-langit, dan bibir melebar seperti tersenyum. Tanpa embusan.
Perhatikan
Membacanya seperti j Indonesia (“jalan”) yang bersuara. j pinyin tidak bersuara: jī “ayam” terdengar dekat “ci”.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti c dalam “cinta”, dengan lidah rata, bibir melebar, dan embusan udara yang kuat.
Perhatikan
Membacanya seperti k atau “kyu”. q bukan bunyi k: qī “tujuh” terdengar seperti “ci” dengan embusan.
Contoh kata
Cara membacanya
Mirip sy dalam “syukur”, tetapi lebih lembut: daun lidah dekat langit-langit, bibir melebar.
Perhatikan
Membacanya seperti “ks” dalam “taksi”. xièxie “terima kasih” dimulai dengan bunyi sy yang lembut.
Contoh kata
Cara membacanya
Mirip c dalam “cara”, tetapi ujung lidah melengkung ke atas dan ke belakang. Tanpa embusan dan tidak bersuara.
Perhatikan
Membacanya seperti z atau j Indonesia. Zhōngguó “Tiongkok” dimulai dengan c yang lidahnya melengkung, bukan “z”.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti c dalam “cara” dengan ujung lidah melengkung ke belakang dan embusan udara yang kuat.
Perhatikan
Membaca chī “makan” dan qī “tujuh” dengan bunyi yang sama. ch lidahnya melengkung, q lidahnya rata dan bibir melebar.
Contoh kata
Cara membacanya
Mirip sy dalam “syarat”, dengan ujung lidah melengkung ke belakang.
Perhatikan
Membacanya seperti s biasa. shì “adalah” dan sì “empat” berbeda: sh lidahnya melengkung, s tidak.
Contoh kata
Cara membacanya
Tidak bergetar seperti r Indonesia: lengkungkan lidah seperti sh lalu bersuaralah, mirip “zh” yang lembut.
Perhatikan
Membacanya dengan r yang bergetar. rè “panas” memakai lidah melengkung yang tenang, bukan r bergetar.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “ts” yang diucapkan sebagai satu bunyi, dengan ujung lidah di belakang gigi atas. Tanpa embusan.
Perhatikan
Membacanya seperti z bersuara dalam “zaman”. zài “di” terdengar dekat “tsai”, bukan “zai”.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “ts” dengan embusan udara yang kuat, seperti dalam “tsunami” yang diucapkan tegas.
Perhatikan
Membacanya seperti c Indonesia dalam “cinta”. Ini kesalahan paling umum: cài “sayur” dibaca “tsai” dengan embusan, bukan “cai”.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan s dalam “satu”.
Perhatikan
Membaca si seperti “si” Indonesia. Dalam sì “empat” huruf i bukan i biasa (lihat i khusus).
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan y dalam “ya”. Huruf ini hanya mengawali suku kata yang dimulai dengan i atau ü, seperti yī “satu”.
Perhatikan
Membaca yu seperti “yu” Indonesia. yu adalah ü: lidah seperti i, bibir dibulatkan.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan w dalam “warna”. Huruf ini mengawali suku kata yang dimulai dengan u, seperti wǒ “saya”.
Perhatikan
Dalam wǔ “lima” huruf w hanya cara menulis u: bacalah “u” saja.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan a dalam bahasa Indonesia, mulut terbuka lebar.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti o dalam “bola” dengan bibir lebih bulat. Setelah b, p, m, f ada u pendek di depannya: bo terdengar seperti “buo”.
Perhatikan
Membacanya dengan o yang terbuka seperti dalam “tokoh”. o pinyin lebih bulat dan rapat.
Contoh kata
Cara membacanya
Mirip e pepet dalam “emas” atau “besar”, tetapi diucapkan lebih ke belakang mulut.
Perhatikan
Membacanya seperti e taling dalam “enak”. hē “minum” terdengar dekat “he” dengan e pepet. Hanya dalam ie, üe, dan ei huruf e berbunyi seperti e taling.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan i dalam bahasa Indonesia.
Perhatikan
Setelah z, c, s, zh, ch, sh, dan r, huruf i tidak dibaca i biasa (lihat i khusus).
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan u dalam bahasa Indonesia, bibir dibulatkan.
Perhatikan
Setelah j, q, x, dan y huruf u sebenarnya ü: qù “pergi” dibaca dengan bibir bulat dan lidah seperti i.
Contoh kata
Cara membacanya
Letakkan lidah seperti saat mengucapkan i, lalu bulatkan bibir seperti u. Bunyi ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Perhatikan
Membacanya seperti u atau i. lǜ “hijau” dan lù “jalan” adalah kata yang berbeda, begitu pula nǚ “perempuan” dan nǔ “berusaha”.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti ai dalam “pantai”.
Perhatikan
Membacanya seperti “e” karena terbiasa dengan ejaan seperti “sampai” yang diucapkan “sampe”. bái “putih” dibaca “bai” dengan a dan i jelas.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “ei” dalam “survei”, mirip e taling yang meluncur ke i.
Perhatikan
Membacanya sebagai dua suku kata “e-i”. hēi “hitam” adalah satu suku kata.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “au” dalam “pulau”, dimulai dari a yang terbuka.
Perhatikan
Membacanya sebagai dua suku kata “a-o”. hǎo “baik” adalah satu suku kata, dekat “hau”.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti o dalam “bola” yang meluncur ke u: “ou”.
Perhatikan
Membacanya sebagai u saja atau sebagai “au”. dōu “semua” terdengar dekat “tou”.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan an dalam “makan”.
Perhatikan
Mengakhirinya dengan ng. fàn “nasi” dan fàng “menaruh” adalah kata yang berbeda.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti e pepet ditambah n, seperti “en” dalam “benci”.
Perhatikan
Membacanya dengan e taling seperti dalam “ember”. mén “pintu” dibaca dengan e pepet.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan ang dalam “datang”.
Perhatikan
Menggantinya dengan an ketika berbicara cepat. máng “sibuk” harus berakhir dengan ng.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti e pepet ditambah ng, seperti “eng” dalam “bengkak”.
Perhatikan
Membacanya dengan e taling. lěng “dingin” dan fēng “angin” memakai e pepet.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “ung” dalam “kampung”, dengan bibir bulat, antara o dan u.
Perhatikan
Membacanya dengan o yang terbuka seperti “bong”. zhōng “tengah” lebih dekat ke “cung” dengan lidah melengkung.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti e pepet sambil melengkungkan lidah ke belakang.
Perhatikan
Memisahkannya menjadi e lalu r yang bergetar. èr “dua” diucapkan dalam satu bunyi tanpa getaran.
Contoh kata
Cara membacanya
Setelah z, c, s, zh, ch, sh, dan r, huruf i bukan i biasa: tahan konsonannya dan bersuaralah, mirip e pepet yang sangat rapat. sì terdengar dekat “se”, shì dekat “sye”.
Perhatikan
Membacanya seperti i biasa: sì “empat” bukan “si”, dan shì “adalah” bukan “syi”.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “ya”: i meluncur ke a. jiā “rumah” terdengar dekat “cia”.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “ye” dengan e taling: xiè terdengar dekat “sye”.
Perhatikan
Membacanya sebagai dua suku kata “i-e”. xièxie “terima kasih” dibaca “sye-sye”.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “yau”: i meluncur ke ao. xiǎo “kecil” terdengar dekat “syiau”.
Contoh kata
Cara membacanya
Kependekan dari iou: seperti “you”. liù “enam” terdengar dekat “liou”.
Perhatikan
Membacanya sebagai “iu” pendek tanpa o. jiǔ “sembilan” tetap punya o yang ringan di tengah.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “yen”: di antara i dan n, huruf a berbunyi e taling. tiān “langit” terdengar dekat “tien”.
Perhatikan
Membacanya “i-an” sesuai ejaan. qián “uang” terdengar dekat “cien”, bukan “ci-an”.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan in dalam “ingin”.
Perhatikan
Mengakhirinya dengan ng. xīn “hati” dan xīng “bintang” adalah kata yang berbeda.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “yang”: i meluncur ke ang.
Contoh kata
Cara membacanya
Sama dengan ing dalam “kucing”.
Perhatikan
Mengakhirinya dengan n. tīng “mendengar” harus berakhir dengan ng.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “yung”: i lalu ong yang bulat.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “wa” dalam “wajah”: u meluncur ke a.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “wo” dalam “wortel”, dalam satu bunyi.
Perhatikan
Memisahkannya menjadi “u-o”. duō “banyak” adalah satu suku kata yang cepat.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “wai”.
Contoh kata
Cara membacanya
Kependekan dari uei: seperti “wei”. guì “mahal” terdengar dekat “kwei”.
Perhatikan
Membacanya “u-i” sesuai ejaan. duì “benar” terdengar dekat “twei”.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “wan”. Setelah j, q, x, dan y ejaan yang sama berarti üan.
Contoh kata
Cara membacanya
Kependekan dari uen: seperti “wen” dengan e pepet. Setelah j, q, x, dan y ejaan yang sama berarti ün.
Perhatikan
Membacanya “un” seperti dalam “untuk”. chūn “musim semi” punya e pepet ringan di antara u dan n.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “wang”: u meluncur ke ang.
Contoh kata
Cara membacanya
Seperti “weng” dengan e pepet. Hanya muncul sebagai weng, dalam beberapa kata seperti wēng “kakek tua”.
Contoh kata
Cara membacanya
ü meluncur ke e taling. Setelah j, q, x, dan y ditulis ue: xué “belajar”.
Perhatikan
Membacanya “u-e” dengan u biasa. xué dimulai dengan ü yang bibirnya bulat.
Contoh kata
Cara membacanya
ü lalu “en”. Setelah j, q, x, dan y ditulis uan: quán “semua”.
Perhatikan
Membacanya seperti uan dalam guān, “wan”. yuǎn “jauh” dimulai dengan ü, dan a-nya dekat e taling.
Contoh kata
Cara membacanya
ü diakhiri n. Setelah j, q, x, dan y ditulis un: jūn “tentara”.
Perhatikan
Membacanya “un” atau “yun” biasa. yún “awan” diucapkan dengan ü yang bibirnya bulat.
Contoh kata
Browser Anda tidak memiliki suara bahasa Mandarin sendiri, jadi tombol dengarkan di sini tidak berbunyi. iPhone, iPad, dan Mac sudah memilikinya. Di perangkat lain, suara bahasa Mandarin bisa ditambahkan di pengaturan ucapan sistem.
Suara perangkat membaca hanzi, bukan huruf, jadi tiap inisial diputar dengan suku kata yang dipakai guru: b sebagai 玻 bō, p sebagai 坡 pō, m sebagai 摸 mō, f sebagai 佛 fó. Final diputar sebagai suku kata utuh, misalnya 鹅 é.
Teks Mandarin di kertas, papan nama, atau menu? HanCam membacanya langsung dengan kamera iPhone Anda: hanzi, pinyin, dan artinya. Dapatkan HanCam
Alat ini berjalan di browser Anda. Apa pun yang Anda ketik atau tempel tidak dikirim ke server.
Apakah bahasa Mandarin punya alfabet?
Tidak. Bahasa Mandarin ditulis dengan hanzi, dan satu hanzi mewakili satu suku kata yang bermakna, bukan satu bunyi. Jumlahnya ribuan, jadi tidak bisa dipelajari seperti huruf-huruf alfabet.
Yang sering disebut alfabet Mandarin adalah pinyin (Hanyu Pinyin), ejaan resmi bahasa Mandarin dengan huruf Latin yang ditetapkan pada 1958. Anak-anak di Tiongkok belajar membaca hanzi dengannya, kebanyakan orang mengetik Mandarin dengannya, dan kamus serta aplikasi menampilkannya bersama hanzi.
Di Taiwan, anak-anak belajar bunyi dengan simbol fonetik zhuyin (bopomofo). Pinyin dan zhuyin berdampingan
Alfabet pinyin: 26 huruf
Pinyin memakai 26 huruf Latin, ditambah ü dan empat tanda nada. Bahasa Mandarin tidak memerlukan v: huruf ini disimpan untuk kata asing dan dialek, dan di papan ketik dipakai sebagai pengganti ü. Berikut setiap huruf dengan nama resminya dalam skema 1958, ditulis dalam zhuyin dan pinyin.
- Aaㄚa
- Bb
ㄅㄝ bê - Cc
ㄘㄝ cê - Dd
ㄉㄝ dê - Eeㄜe
- Ff
ㄝㄈ êf - Gg
ㄍㄝ gê - Hh
ㄏㄚ ha - Iiㄧi
- Jj
ㄐㄧㄝ jiê - Kk
ㄎㄝ kê - Ll
ㄝㄌ êl - Mm
ㄝㄇ êm - Nn
ㄋㄝ nê - Ooㄛo
- Pp
ㄆㄝ pê - Qq
ㄑㄧㄡ qiu - Rr
ㄚㄦ ar - Ss
ㄝㄙ ês - Tt
ㄊㄝ tê - Uuㄨu
- Vv
ㄪㄝ vê - Ww
ㄨㄚ wa - Xx
ㄒㄧ xi - Yy
ㄧㄚ ya - Zz
ㄗㄝ zê
Dalam kehidupan sehari-hari hampir tidak ada yang memakai nama-nama ini. Guru menyebut inisial menurut bunyinya (bo, po, mo, fo), dan banyak orang menyebut huruf dengan cara bahasa Inggris.
23 inisial
Inisial adalah konsonan di awal suku kata. Sekolah di Tiongkok mengajarkan 23: 21 konsonan dalam tabel pinyin ditambah y dan w, yang mewakili i dan u di awal suku kata. Setiap inisial dilatih dengan suku katanya sendiri, dan tombol di atas memutarnya dengan cara yang sama.
| Bibir | b 玻 bō p 坡 pō m 摸 mō f 佛 fó |
|---|---|
| Ujung lidah | d 得 dé t 特 tè n 讷 nè l 勒 lè |
| Pangkal lidah | g 哥 gē k 科 kē h 喝 hē |
| Daun lidah | j 基 jī q 欺 qī x 希 xī |
| Lidah melengkung ke belakang | zh 知 zhī ch 蚩 chī sh 诗 shī r 日 rì |
| Lidah di belakang gigi | z 资 zī c 雌 cí s 思 sī |
| Semivokal | y 衣 yī w 乌 wū |
Pasangan b dan p, d dan t, g dan k, j dan q, zh dan ch, z dan c hanya berbeda dalam satu hal: yang kedua diucapkan dengan embusan udara. Keduanya tidak bersuara, jadi bedanya ada pada napas, bukan pada suara seperti b dan p dalam bahasa Indonesia.
Tiga kelompok yang berdekatan adalah bagian tersulit: j, q, x dengan lidah rata dan bibir melebar; zh, ch, sh, r dengan ujung lidah melengkung ke belakang; z, c, s dengan ujung lidah di belakang gigi.
Final
Final adalah sisa suku kata: satu vokal, dua atau tiga vokal, atau vokal yang diakhiri n atau ng. Ahli bahasa menghitung sekitar 35 final, seperti tabel pinyin. Sekolah di Tiongkok mengajarkan 24 final dan 16 suku kata utuh, seperti di bawah ini.
| Vokal tunggal | a o e i u ü |
|---|---|
| Vokal rangkap | ai ei ui ao ou iu ie üe |
| Final er | er |
| Berakhir n | an en in un ün |
| Berakhir ng | ang eng ing ong |
| Suku kata utuh | zhi chi shi ri zi ci si yi wu yu ye yue yuan yin yun ying |
Suku kata utuh dibaca sebagai satu kesatuan, tidak dieja: zhi, chi, shi, ri, zi, ci, dan si berakhir dengan i khusus, sedangkan yi, wu, yu, ye, yue, yuan, yin, yun, dan ying ditulis dengan y atau w. Di alat di atas, final dikelompokkan menurut bunyi pertamanya.
Aturan ejaan: y, w, ü, dan bentuk singkat
- Suku kata yang diawali i, u, atau ü ditulis dengan y atau w: i menjadi yi, ia menjadi ya, u menjadi wu, ua menjadi wa, ü menjadi yu.
- ü kehilangan titiknya setelah j, q, x, dan y, karena u biasa tidak pernah mengikuti huruf-huruf itu: ju, qu, xu, dan yu semuanya dibaca dengan ü. Setelah n dan l keduanya ada, jadi titiknya tetap: nü dan nu, lü dan lu.
- Tiga final disingkat setelah konsonan: iou ditulis iu (liu), uei ditulis ui (gui), dan uen ditulis un (lun). Vokal di tengah tetap terdengar, meski ringan.
- Tanda apostrof menandai awal suku kata jika pemisahannya bisa membingungkan: Xi’an adalah dua suku kata (xī’ān), sedangkan xian satu suku kata.
- Tanda nada diletakkan di atas a; jika tidak ada, di atas e; pada ou di atas o; selain itu di atas vokal terakhir: hǎo, xiè, gǒu, guì, liù.
Bunyi yang sulit bagi penutur Indonesia
Pinyin memakai huruf Latin seperti bahasa Indonesia, sehingga mudah terbawa kebiasaan membaca. Inilah lima jebakan utamanya:
- c bukan c Indonesia: c pinyin dibaca “ts” dengan embusan (cài = “tsai”). Yang mirip c Indonesia justru j dan q, dengan lidah rata dan bibir melebar.
- Embusan pada p, t, k, q, ch, c: p, t, k Indonesia tidak beraspirasi, sehingga di telinga orang Tiongkok terdengar seperti b, d, g pinyin. Tambahkan embusan udara yang kuat.
- zh, ch, sh, r: lengkungkan ujung lidah ke belakang. r tidak bergetar; bunyinya seperti sh yang bersuara.
- Huruf yang menipu: j tidak bersuara (bukan j “jalan”), q bukan k, x bukan “ks”, z bukan z bersuara, dan h lebih dekat ke kh.
- Vokal e dan ü: e pinyin adalah e pepet, bukan e taling, dan ü adalah i dengan bibir bulat. ian dibaca “yen”, ui dibaca “wei”, dan un dibaca “wen”.
Nada: tanda di atas vokal
Setiap suku kata juga punya nada yang mengubah arti: mā “ibu”, má “rami”, mǎ “kuda”, mà “memarahi”. Pinyin menuliskannya sebagai tanda di atas vokal. Dengarkan empat nada dan berlatih
Semua suku kata, dan pinyin untuk teks apa pun
Halaman ini membahas bunyi satu per satu. Tabel pinyin menggabungkannya: semua 403 suku kata bahasa Mandarin dalam satu tabel, masing-masing dengan nada dan audio. Buka tabel pinyin
Untuk melihat pinyin dari teks Mandarin, tempelkan teksnya ke konverter. Konverter Mandarin ke pinyin
Pinyin untuk tulisan Mandarin di sekitar Anda
Tahu cara membaca baru berguna jika ada pinyinnya. Untuk teks Mandarin di papan nama, menu, atau halaman buku, HanCam membaca hanzi dengan kamera iPhone atau iPad Anda dan menampilkannya beserta pinyin, termasuk tanda nada, dan artinya. Semuanya berjalan di perangkat, dan bisa offline setelah paket bahasa diunduh.
Arahkan iPhone ke tulisan Mandarin dan lihat pinyinnya: papan nama, menu, buku, dan tangkapan layar.
Gratis: membaca tanpa batas, menyalin 10 kali sehari. Premium dibeli satu kali, tanpa langganan. iPhone dan iPad, iOS 18 atau lebih baru.
Tanya jawab
Apakah bahasa Mandarin punya alfabet?
Tidak. Bahasa Mandarin ditulis dengan hanzi, masing-masing satu suku kata yang bermakna. Pinyin, ejaan Latin resmi bahasa Mandarin sejak 1958, berfungsi seperti alfabet untuk bunyinya; di Taiwan, zhuyin (bopomofo) melakukan tugas yang sama.
Ada berapa huruf dalam alfabet pinyin?
Pinyin memakai 26 huruf Latin, ditambah ü. v hanya dipakai untuk kata asing dan sebagai pengganti ü di papan ketik. Bunyinya dihitung berbeda: sekolah di Tiongkok mengajarkan 23 inisial dan 24 final, sedangkan tabel pinyin punya 21 inisial dan sekitar 35 final.
Bagaimana cara membaca q, x, zh, dan c dalam pinyin?
q seperti c dalam “cinta” dengan embusan, dan x seperti sy yang lembut; keduanya dengan lidah rata dan bibir melebar. zh seperti c dengan lidah melengkung ke belakang. c adalah “ts” dengan embusan, bukan c Indonesia.
Apa itu ü dalam pinyin dan bagaimana mengetiknya?
ü adalah bunyi i yang diucapkan dengan bibir bulat, seperti u dalam bahasa Prancis atau ü dalam bahasa Jerman. Setelah j, q, x, dan y titiknya tidak ditulis. Di kebanyakan papan ketik pinyin, ü diketik sebagai v: lv untuk lü.
Apakah pinyin dibaca seperti bahasa Indonesia?
Hanya sebagian. m, n, l, s, y, w, a, i, dan u hampir sama, tetapi banyak huruf berbunyi lain: b, d, g mirip p, t, k Indonesia, c dibaca “ts”, q dan j mirip c, x mirip sy, dan e adalah e pepet.
Ada berapa inisial dan final dalam pinyin?
Sekolah di Tiongkok mengajarkan 23 inisial (termasuk y dan w), 24 final, dan 16 suku kata utuh. Ahli bahasa menghitung 21 inisial dan sekitar 35 final. Bersama-sama ada sekitar 400 suku kata, dan lebih dari 1200 jika nada dihitung.
Dari mana suara di halaman ini berasal?
Dari suara text-to-speech bahasa Mandarin di perangkat Anda sendiri: tidak ada yang diunduh dan tidak ada yang dikirim ke mana pun. Suara itu membaca hanzi, bukan huruf, jadi setiap bunyi diputar dengan suku kata ajarnya, seperti 玻 bō untuk b.